Assessment Kompetensi Pegawai BPS Batch II (8 – 11 September 2015)

Sebagai kelanjutan dari Assessmnt Kompetensi Pegawai BPS tahun 2015 batch kedua dilaksanakan di 6 Provinsi yakni:
1. Provinsi DKI Jakarta ± 190 orang pegawai eselon III – IV dan nonstruktural
2. Sumatera Barat ± 417 orang pegawai eselon III – IV dan nonstruktural
3. Kalimantan Barat ± 313 orang pegawai eselon III – IV dan nonstruktural
4. Kalimantan Tengah ± 289 orang pegawai eselon III – IV dan nonstruktural
5. Kalimantan Selatan ± 337 orang pegawai eselon III – IV dan nonstruktural
6. Kalimantan Timur ± 326 orang pegawai eselon III – IV dan nonstruktural

Kegiatan batch II ini terhitung mulai tanggal 8 – 11 September 2015, seperti dijelaskan sebelumnya para laporan kegiatan batch I tujuan diselenggarakannya kegiatan Assessment Kompetensi Pegawai BPS ini diantaranya adalah:

1. Membantu pimpinan dalam mengembangkan manajemen PNS Berbasis Kompetensi di lingkungan BPS;
2. Melakukan penilaian kompetensi kepemimpinan di lingkungan PNS – BPS;
3. Mewujudkan Sistem Kediklatan Berbasis Kompetensi;
4. Menyebarluaskan pentingnya assesmen kompetensi dalam manajemen PNS di pemerintahan.
5. Membantu Pemerintah/Pemerintah Daerah dalam pengembangan Assessment Center.

Secara garis besar, terdapat 2 (dua) jalur dalam menindaklanjuti permasalahan yang terekam dalam peta kompetensi, yaitu :

1. JALUR PENDIDIKAN DAN PELATIHAN (Diklat)
Jalur Diklat ditempuh bagi pemenuhan kesenjangan kompetensi yang sifatnya luas dan memerlukan waktu khusus untuk memenuhinya.

2. JALUR NON PENDIDIKAN DAN PELATIHAN
Jalur Non Diklat ditempuh untuk menutup kesenjangan kompetensi yang sifatnya khas dan dapat diberikan seiring waktu dalam bekerja di tempat kerja. Hal ini dapat dilakukan melalui bimbingan di tempat kerja, pengarahan insidentil, coaching dan counseling.

Semoga kegiatan yang dilakukan sesuai dengan rencana, berjalan lancar, dan mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan. Aamiin YRA.

Assessment Komptensi BPS