Happiness Pension BKKBN – 24 – 25 Februari 2016

PPSDM Consultant mendapat kepercayaan dari salah satu lembaga negara yakni Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Barat untuk menyelenggarakan kegiatan Happiness Pension Training – Pelatihan Masa Persiapan Purnabhakti, selama dua hari yakni tanggal 24 – 25 Februari 2016 yang bertempat di salah satu hotel di Lembang – Bandung Barat.

Kegiatan Happiness Pension tersebut diikuti oleh ± 25 orang peserta yang berasal dari masing – masing perwakilan di bawah koordinasi BKKBN Perwakilan Provinsi Jawa Barat, peserta yang ikut serta dalam kegiatan tersebut setara dengan pejabat eselon 3 dan 4.

Pelatihan ini bertujuan menyegarkan dan memberikan kiat-kiat praktis bagi para peserta untuk meningkatkan kesiapan mental, pengembangan sikap mental positif (positif mental attitude), rasa percaya diri dalam menghadapi perubahan-perubahan yang akan terjadi saat mereka memasuki masa purnabhakti.

Disamping itu kegiatan pelatihan ini memberikan wawasan-wawasan yang baru kepada para peserta tentang semangat “enterpreneurship” dan peluang peluang bisnis/investasi yang bisa diaplikasikan pasca purnabhakti kelak. Dengan kata lain, kegiatan ini pada dasarnya akan :

  1. Memberikan bekal kepada peserta untuk:
      a). Lebih memahami adanya beberapa perubahan (aspek mental, psikologis, sosial dan finansial) yang terjadi dalam diri mereka saat memasuki usia purnabhakti. Sehingga peserta dapat mengantisipasi permasalahan yang mungkin berkembang dan memiliki pengetahuan serta motivasi yang luas untuk menghadapinya secara positif.
      b). Memiliki paradigma positif sebagai pensiun dan dapat mengelola diri sendiri dan waktu yang tersedia untuk tetap hidup dengan penuh motivasi dan semangat.
      c). Mampu mengkaji dan mengembangkan kemampuan pribadi untuk bersikap, berpola pikir dan berperilaku sebagai wirausaha mandiri.
  2. Memotivasi peserta untuk :
      a). Tetap optimis dan berfikir positif dalam menghadapi masa – masa purnabhakti.
      b). Memiliki kekuatan dan kesabaran dalam aktifitas bisnis.
      c). Memilki kesiapan secara spiritual sehingga lebih siap, ridho, mampu mengevaluasi diri, tidak mempersulit diri, dan menyerahkan segala urusan hanya kepada Sang Pencipta, tentu setelah usaha dilakukan secara maksimal dan optimal.
  3. Memberikan wawasan
      a). Yang lebih luas akan adanya peluang usaha/berwirausaha agar tetap produktif di usia purnabhakti.
      b). Bagaimana mengembangkan kemampuan dalam mengelola keuangan dan investasi yang menguntungkan.
      c). Bagaimana membaca peluang yang ada dan melakukan pengambilan keputusan yang tepat dan akurat.
    d). Mengenai kewirausahaan dan bagaimana memulai usaha baru secara efektif, aplikatif, dan tepat sasaran.
    e). Mengenai bagaimana menyusun rencana usaha dan kecakapan berbisnis secara sederhana namun tetap memperhatikan prospek dan pengembangan bisnis yang produktif.
  • Memberikan pengetahuan
      a). Tentang bagaimana cara hidup bugar sehat dan sejahtera dan memahami arti pentingnya menjaga kesehatan dimasa purnabhakti.
      b). Bagaimana menjadi pensiunan yang bahagia lahir dan batin, sukses mengelola keluarga dan sukses mengelola usaha.
  • Memberi penguatan mental melalui konseling2.
      Kegundahan hati dalam menghadapi masa purnabakti pasti dialami oleh mereka yang akan memasuki masanya, dan untuk memberi penguatan mental serta menemukan kesiapan memasuki purna bakti tersebut maka konseling dengan para psikolog akan menjadi solusi efektif dari hal tersebut.

Kembali ke pelaksanaan kegiatan dua hari tersebut. Kegiatan dimulai dengan berbagi tentang bagaimana kondisi psikologi dan dinamika saat memasuki masa pensiun yang dlengkapi dengan tips dan trik bagaimana menghadapi masa pensiun tersebut tanpa harus mengalami post power syndrome yang selalu menjadi “penyakit” bagi orang – orang yang memasuki masa pensiun.

Tidak hanya itu peserta juga dipahamkan tentang bagaimana menjaga kesehatan di masa pensiun, penyakit – penyakit yang muncul di usia pensiun dan bagaimana menanganinya. Dalam kesempatan tersebut dihadirkan juga dokter yang kompeten dalam bidangnya.

Selain dipahamkan dari bidang kesehatan, peserta juga dihadirkan praktisi keuangan untuk bagaimana mengelola keuangan yang efektif dan efisien pada masa pensiun.

Pada bagian akhir sesi, peserta dimotivasi secara spiritual untuk memliki kesiapan secara spiritual dalam menghadapi masa pensiun – sehingga harapannya peserta tidak hanya sehat secara fisik tetapi sehat juga secara spiritual.

Yang lebih menarik adalah peserta juga diajak untuk sharing bagaimana rencana masing – masing ke depan setelah memasuki masa pensiun, kemudian masing – masing peserta memberikan masukan ide – ide kreatif dan dapat dilakukan yang bersangkutan.

Di hari kedua peserta diajak untuk mengunjungi dan berdialog dengan para pengusaha yang sukses di bidangnya dengan modal yang relatif terjangkau bagi para pensiunan, dari proses kunjungan tersebut harapannya peserta dapat memiliki model yang aplikatif jika dikemudian hari akan terjun sebagai entrepreuner.

Setelah melaksanakan kegiatan Happiness Pension – Pelatihan Masa Pensiun ini, diharapkan peserta:

memiliki kesiapan yang lebih baik secara psikologis, sipiritual, maupun finansial, dan mencapai tujuan akhir yakni Happiness Pension – Pensiun Bahagia dunia dan akhirat. Aamiin YRA.

12764846_966329403457702_1789575016550009817_o