Profile Assessment Psikologi Panitera Mahkamah Agung Republik Indonesia, 4 – 5 Mei 2017

Dalam rangka peningkatan kapasitas dan kapabilitas kepaniteraan, Mahkamah Agung Republik Indonesia mengadakan profile assessment kepada 60 orang panitera yang berasal dari kota dan kabupaten di Indonesia. Kegiatan assessment psikologi ini dibagi menjadi 2 batch, batch pertama tanggal 4 Mei dengan jumlah 48 orang peserta dan batch 2 tanggal 5 Mei dengan jumlah 22 orang, sehingga total peserta mencapai 60 orang.

Kegiatan assessment psikologi ini diselenggarakan dalam beberapa tahapan, yakni paper dan pencils test, FGD, dinamika kelompok, analisis kasus – bahas kasus, presentasi analysis kasus, dan ditutup dengan wawancara. Perlu Anda ketahui bahwa peserta yang mengikuti kegiatan Assessment Psikologi ini telah mengikuti seleksi administrasi yang dilakukan oleh panitia seleksi dari Mahkamah Agung.

Tahap selanjutnya, setelah peserta mengikuti kegiatan Assessment Psikologi ini, peserta akan diuji dalam aspek teknis oleh panitia khusus dari Mahkamah Agung, sebagai bahan rekomendasi pihak panitia khusus tersebut maka digunakanlah hasil Profile Assessment Psikologi.

Sebagai bahan referensi berikut tugas dan tanggung jawab Panitera beserta wakil panitera.

Tugas Panitera

  1. Membantu Pimpinan Pengadilan dalam membuat kerja, pelaksanaanya serta pengorganisasiannya.
  2. Mengatur pembagian tugas kepaniteraan.
  3. Menyelenggarakan administrasi perkara.
  4. Membantu Hakim dengan mengikuti dan mencatat jalannya sidang pengadilan.
  5. Melaksanakan putusan pengadilan.
  6. Membuat daftar semua perkara pidana dan perdata yang diterima kepaniteraan.
  7. Menandatangani salinan putusan dan kutipan putusan.
  8. Menyelenggarakan dan bertanggung jawab atas pengurusan perkara, putusan, dokumen, akta, buku daftar, biaya perkara, uang titipan pihak ketiga, barang bukti dan surat-surat lainnya yang disimpan di Kepaniteraan.
  9. Menerima dan mengirim berkas perkara.
  10. Menyelenggarakan administrasi mengenai jalannya perkara pidana dan perdata maupun situasi keuangan pidana dan perdata.
  11. Membuat akta , Permohonan banding, pemberitahuan adanya permohonan banding, penyampaian salinan memori/ kontra memori banding, pemberitahuan membaca/ memeriksa berkas perkara (inzage), pemberitahuan putusan banding, pencabutan permohonan banding, permohonan kasasi, pemberitahuan adanya permohonan kasasi, penerimaan memori kasasi, penyampaian salinan memori kasasi, penerimaan kontra memori kasasi, tidak menerima memori kasasi, pencabutan permohonan kasasi, pemberitahuan putusan kasasi, permohonan peninjauan kembali, pemberitahuan adanya permohonan peninjauan kembali, penerimaan/ penyampaian jawaban permohonan peninjauan kembali, pencabutan permohonan peninjauan kembali , penyampaian salinan putusan peninjauan kembali kepada pemohon peninjauan kembali, pembuatan akta yang menurut undang-undang/ peraturan diharuskan dibuat oleh panitera.
    Membuat laporan-laporan sidang perkara pidana dan perdata.

Tugas Wakil Panitera

  1. Membantu Pimpinan Pengadilan dalam membuat Program Kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaannya serta pengorganisasinya.
  2. Membantu Panitera dalam membina dan mengawasi pelaksanaan tugas-tugas administrasi perkara.
  3. Melaksanakan tugas Panietra apabila Panitera berhalangan.
  4. Melaksanakan tugas yang didelegasikan kepadanya.