Seleksi calon Wakil Ketua KPN kelas II (Makasar, 06092017)

Alhamdulillah, PPSDM Consultant kembali mendapat kesempatan dari Badan Peradilan Umum (BADILUM) Mahkamah Agung Republik Indonesia untuk melakukan proses seleksi untuk para calon wakil ketua KPN kelas II yang akan bertugas di wilayah daerah tingkat II (kabupaten dan kota) yang telah ditentukan. Dalam kegiatan seleksi ini diikuti oleh 39 orang peserta yang berasal dari kabupaten dan kota di Indonesia, yang dilaksanakan di Kota Makasar, pada hari Rabu, 6 September 2017.

Kegiatan seleksi ini merupakan tahapan berikutnya setelah peserta lolos dari seleksi administrasi yang telah dilakukan sebelumnya oleh BADILUM, seleksi ini menggunakan pendekatan assessment center yang terdiri dari paper and pencils test, dinamika kelompok, analysis kasus, presentasi analysis, dan ditutup dengan wawancara.

Hasil dari kegiatan ini akan menjadi rekomendasi bagi tim seleksi bahwa calon – calon yang direkomendasikan layak untuk menduduki posisi Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kelas II di daerah tingkat II yang telah ditentukan.

Sebagai pengetahuan berikut tugas gambaran pokok dari WakaPN kelas II:

Tugas Pokok dan Fungsi Wakil Ketua Antara lain :

  1. Melaksanakan tugas-tugas ketua apabila ketua berhalangan .
  2. Membantu ketua dalam menyusun program kerja jangka pendek dan jangka panjang, pelaksanaan dan pengorganisasian
  3. Melaksanakan tugas kepemimpinan yang didelegasikan ketua kepadanya dalam hal melakukan pengawasan interen untuk mengawasi apakah pelaksanaan tugas telah dikerjakan sesuai dengan rencana kerja dan ketentuan yang berlaku terutama jalannya tugas peradilan yang dilakukan oleh hakim, panitera, panitera pengganti dengan juru sita/juru sita pengganti maupun tugas tugas administrasi umum yang dilaksanakan oleh wakil sekertaris, kepala sub bagian kepegawaian, kepala sub bagian keuangan & kepala sub bagian umum yang dilaporkan kepada ketua.
  4. Mengkoordinir pelaksanaan pengawasan peningkatan disiplin kerja.
  5. Memeriksa, mengadili dan memutus perkara yang diberikan ketua untuk diselesaikan  secara sederhana, cepat dengan biaya ringan .
  6. Memimpin sidang-sidang ,dan meneliti  perkara yang ditanganinya sebelum perkara di sidangkan serta memasukkannya dalam buku kalender persidangan
  7. Menetapkan hari sidang, menetapkan sita jaminan dan memerintahkan juru sita pengganti untuk melakukan pemanggilan dan peletakan sisa
  8. Membuat penetapan atau keputusan atas perkara yang ditanganinya dan menelitinya secermat mungkin sebelum penetapan atau putusan tersebut ditanda tanganinya.
  9. Memonitoring perkara-perkara yang ditanganinya  untuk diproses lebih lanjut sehingga proses penanganannya dapat dilakukan secara sederhana dengan biaya ringan
  10. Menandatangani berita acara persidangan dengan bertanggung jawab atas kebenarannya
  11. Membuat jadwal persidangan (court callender)
  12. Meningkatkan kemampuan dibidang penanganan perkara untuk meningkatkan mutu penetapan atau putusan
  13. Melaporkan pelaksanaan tugas kepada ketua.
  14. Mengkoordinir pelaksanaan penerimaan pengaduan dan pelaporannya serta melaksanakan pemeriksaan pengaduan atas perintah dari pimpinan pengadilan (ketua) atau pimpinan Mahkamah Agung RI. sesuai dengan KMA 076/SK/VI/2009 tanggal 4 Juni 2009 tentang pedoman pelaksanaan pengaduan lembaga peradilan.

Semoga hasil rekomendasi dari kegiatan seleksi ini mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, dan mendapatkan hasil terbaik bagi yang bersangkutan, juga untuk Badan Peradilan Hukum (BADILUM) mendapatkan Wakil Ketua Pengadilan Negeri Kelas II yang berintegritas dan berada di garis depan untuk ikut memperbaiki wajah peradilan di Indonesia tercinta ini. Aamiin YRA.

KPN Kelas II Makasar