Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Hubungan Industrial pada MARI (2728112017)

PPSDM Consultant mendapatkan amanah untuk menyelenggarakan Seleksi Calon Hakim Ad Hoc Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) pada Mahkamah Agung RI dari Komisi Yudisial RI, kegiatan ini diselenggarakan di Balai Diklat MARI di Mega Mendung, tanggal 27 – 28 November 2017.

Kegiatan seleksi ini atau meminjam istilah KY yakni asesmen kepribadian diikuti oleh 26 calon hakim ad hoc PHI, adapun peserta berasal dari kalangan praktisi hukum, serikat pekerja dan asosiasi pengusaha indonesia.

Perlu diketahui dalam tahapannya peserta akan menjalani serangkaian tahapan, di antaranya: seleksi administrasi, seleksi kualitas, seleksi kesehatan dan kepribadian, serta wawancara terbuka. Setelah itu, Komisi Yudisial akan mengusulkan pengangkatan hakim ad hoc Hubungan Industrial pada MA dan juga DPR untuk mendapatkan persetujuan.

Pada seleksi ini peserta akan dihadapkan pada asesmen kepribadian, kompetensi dengan pendekatan assessment center, namun pada tahap wawancara peserta dihadapkan oleh 3 ahli, selain dari psikolog, juga dihadirkan ahli hukum dan perundang – undangan, untuk menguatkan pengujian dari aspek hukum dan kemasalahan Hubungan Indutrial.

Tahap selanjutnya setelah asesmen kepribadian ini peserta akan mengikuti tes kesehatan dilakukan oleh tim teknis pemeriksa kesehatan pada 29 sampai 30 November di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Terkait rekam jejak dari pesera, Komisi Yudisial akan melaksanakannya melalui penerimaan informasi atau pendapat masyarakat dan analisis Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain itu, Pimpinan dan Anggota KY juga melakukan klarifikasi untuk mendapatkan kebenaran data dan informasi mengenai rekam jejak calon.

Sebagai bahan pengetahuan Pengadilan Hubungan Industrial merupakan pengadilan khusus yang memeriksa dan memutus perselisihan hubungan industrial. Pengadilan ini berada pada lingkungan peradilan umum. Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, perselihan hubungan industrial adalah perbedaan pendapat yang mengakibatkan pertentangan antara pengusaha atau gabungan pengusaha dengan pekerja/buruh atau serikat pekerja/serikat buruh karena adanya perselisihan mengenai hak perselisihan kepentingan, perselisihan pemutusan hubungan kerja dan perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh dalam satu perusahaan.

Adapun tugas dan wewenang Pengadilan hubungan industrial menurut Pasal 57 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004 tentang Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial, adalah memeriksa dan memutus:

  1. di tingkat pertama mengenai perselisihan hak.
  2. di tingkat pertama dan terakhir mengenai perselisihan kepentingan.
  3. di tingkat pertama mengenai perselisihan pemutusan hubungan kerja.
  4. di tingkat pertama dan terakhir mengenai perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh dalam satu perusahaan.

Apa itu perselihan hak, perselihan kepentingan, perselihan pemutusan hubungan kerja dan perselihan antar serikat pekerja dalam suatu perusahan? Perselisihan hak adalah perselisihan yang timbul karena tidak dipenuhinya hak akibat adanya perbedaan pelaksanaan atau penafsiran terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, perjanjian kerja, peraturan perusa-haan, atau perjanjian kerja bersama.

Perselisihan kepentingan adalah perselisihan yang timbul dalam hubungan kerja karena tidak adanya kesesuaian pendapat mengenai pembuatan, dan/atau perubahan syarat-syarat kerja yang ditetapkan dalam perjanjian kerja, atau peraturan perusahaan, atau perjanjian kerja bersama. Perselisihan pemutusan hubungan kerja adalah perselisihan yang timbul karena tidak adanya kesesuaian pendapat mengenai pengakhiran hubungan kerja yang dilakukan oleh salah satu pihak.

Perselisihan antar serikat pekerja/serikat buruh adalah perselisihan antara serikat pekerja/serikat buruh dengan serikat pekerja/serikat buruh lain hanya dalam satu perusahaan, karena tidak adanya persesuaian paham mengenai keanggotaan, pelaksanaan hak, dan kewajiban keserikatpekerjaan.

PHI4