Siapapun di antara kita pernah marah. Beragam cara orang bereaksi ketika emosinya tersinggung.
Dalam prosesnya ada orang marah yang mudah segera mengendalikan dirinya, namun ada juga yang sukar.
Ketika seseorang marah maka detak debar jantung semakin cepat, tekanan darah dan aliran adrenalin juga meningkat.
Kemarahan yang tidak terkendali dapat menyebabkan reaksi agresif dan perlakuan kasar yang akan mengganggu interaksi sosial positif. Marah merupakan sifat yang alami dan normal, namun marah tidak timbul dengan sendirinya.
Kemarahan muncul karena batas-batas emosi yang kita miliki telah terganggu atau terancam baik oleh sumber eksternal maupun sumber internal.
Marah sebenarnya dapat berguna karena itu sebaiknya tidak dipendam sebab akan merusak emosi.
Marah bisa memotivasi seseorang untuk memecahkan masalah tertentu yang sebelumnya tersembunyi karena marah bisa memberi sinyal mana yang dirasakan sebagai sesuatu yang benar dan mana yang salah.
Namun demikian, konflik-konflik secara bertahap bisa diatasi dengan emosi yang tenang. Itulah sebabnya mengapa marah sebaiknya dikelola menjadi hal yang konstruktif.

Materi Training :

1. The Basic of Anger

  • Anger: The Universal Emotion
  • When Is Anger a Problem
  • Is Anger Poisoning Your Life?

2. Managing your anger today

  • Taking Immediate Action
  • Speaking out in anger
  • Keeping your cool

3. Preveting anger tomorrow

  • Adopting a New Perspective
  • Saying What You Feel
  • Confessing Your Anger
  • Become a Type B
  • Using Anger Constructively

4. Handling anger from the past

  • Why Is Letting Go So Difficult?
  • Forgiving

5. Lifestyle changer that improve more than your anger

  • Managing Stress
  • Managing Your Chemistry
  • Adding Balance to Your Life
  • Getting a Good Night’s Sleep
  • Looking to a Higher Power
  • Staying in a Good Mood

6. Managing anger in key relationships

  • At work
  • At home
  • Ten Ways to Combat Road Rage
  • Ten Anger-Freeing Thoughts

Manfaat

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu memahami teknik-teknik mengelola marah secara konstruktif.

Siapa yang sebaiknya mengikuti training ini

Pimpinan (manager/supervisor/headsection), atau staf/personnel field yang ingin meningkatkan kemampuannya dalam mengelola marah secara konstruktif.