Training PPSDM
  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube
--test--
Tujuan Pelatihan

  1. Peserta dapat memahami bagaimana cara menemukan dan mengembangkan potensi diri
  2. Peserta dapat memahami bagaimana mengaktualisasikan diri melalui sikap hidup positif
  3. Peserta dapat memahami bagaimana mengelola pikiran secara efektif
  4. Peserta memahami bagaimana menentukan jalan dan cara sukses yang dilanjutkan dengan “action” yang praktis, dinamis dan inovatif sesuai dengan visi dan misi hidupnya
  5. Peserta memahami bagaimana cara membangun komitmen spiritual
  6. Peserta memahami bagaimana memahami dirinya, memaknai hidup dan mengenal Sang Pencipta
  7. Peserta memahami mengaktualisasikan diri melalui leadership
  8. Peserta memahami bagaimana membuat action plan dan mewujudkannya dalam kehidupan keseharian

Manfaat Pelatihan

  1. Menyadari bahwa masing-masing individu memiliki potensi dahsyat yang belum optimal dikembangkan, sehingga ada perubahan mendasar terhadap motivasi untuk terus berupaya
  2. Peserta dapat menyikapi hidup yang harus dijalani dengan berpikir positif, sabar, dan ikhlas
  3. Memiliki tips dan trik bagaimana mengembangkan karakter terbaik
  4. Menyadari bahwa tujuan hidup yang sebenarnya adalah mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat melalui pemahaman tentang diri, Sang Pencipta dan memaknai hidup
  5. Memiliki peta hidup yang terencana yang terwujud dalam bentuk aksi – tindakan yang terukur, terencana

Materi Pelatihan

  1. Individual mastery (integrity mastery)
  2. Excellence model
  3. Leadership Mastery
  4. Success Formula
  5. Breaking the habit (Aktualisasi spiritualitas kerja)
  6. Goal Setting (Learning mastery, Mind Mapping, Life Mapping – Life Planning, Action Plan, dan  Mission to action)

Dasar Pemikiran

  • Pensiun sebagai sebuah kepastian (dalam perusahaan)
  • Stress akibat pensiun (Post Power Syndrome)
  • Realitas masa pensiun sebagai “Usia Emas“ (Golden Age)
  • Langkanya program Persiapan Pensiun yang khusus menggarap aspek mental-psikologik peserta di banyak perusahan.

Pokok Bahasan

  1. Fenomena Pensiun dan Permasalahannya
  2. Pergeseran Paradigma
  3. Perspektif Baru Pensiunan
  4. Menemukenali Potensi dan Peluang Diri
  5. Diskusi kreatif tentang aneka bidang Aktualisasi: Personal / Hobi, Profesional, Kewirausahaan, Pengembangan SDM, Spiritual, Dll.
  6. Orientasi Sikap Mental Baru
  7. Kiat (Tips) Mengatasi Problem Mental Pensiunan
  8. Dan lain lain

Metode dan pendekatan

  • Ceramah dan Diskusi Interaktif
  • Dinamika Kelompok
  • Kunjungan Lapangan
  • Self Assesment
  • Outdoor Activity

Siapa yang perlu ikut?

  • Para pekerja / pegawai yang akan memasuki masa pensiun
  • Para Pejabat Depertemen SDM yang bertanggung jawab akan penyelenggaraan persiapan tahap pensiun.

Deskripsi

Proses manajemen sumberdaya manusia menunjukkan prosedur yang berlangsung secara terus menerus dan selalu berusaha mendapatkan orang yang tepat pada saat dibutuhkan. Kebutuhan training pada semua level manajemen harus dianalisis dengan mempertimbangkan atau harus sesuai dengan tujuan-tujuan strategis perusahaan jangka panjang. Pelatihan ini bertujuan untuk mengarahkan para peserta pelatihan dapat mengerti dan memahami tentang TNA sehingga bisa mengimplementasikannya pada perusahaan dengan tepat

Tujuan Pelatihan

Agar dapat menyusun Program Kebutuhan Pelatihan yang relevan untuk kebutuhan yang memang dituntut, serta adanya kemampuan menyusun perencanaan pelatihan sesuai dengan kebutuhan karyawan maupun perusahaan secara professional, sehingga mendukung pengembangan Sumber Daya Manusia secara berkesinambungan.

Manfaat

  1. Peserta dapat mempelajari metode yang sistematis dan mudah dalam mendesain Program  Kebutuhan Pelatihan
  2. Bagaimana mendesain Program Kebutuhan Pelatihan yang memenuhi kebutuhan peserta dengan menyususn secara proporsional kebutuhan akan peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan perubahan sikap
  3. Mampu menyun tujuan pelatihan dan outcome pelatihan secara realistis, tepat sasaran, dan aplikatif

Materi

  • Pengertian  Training Need Analysis
  • Manfaat  Training Need Analysis
  • Dampak dari training need analysis
  • Different styles of training need analysis approach – Building the Training Needs Analysis Process linked to HR programs.
  • Formulate steps, actions, problems, skills. Training Framework in the organization
  • Mendefinisikan kebutuhan pelatihan perusahaan
  • Review Organization Needs and cascade to HR Planning
  • Explore Training & Development Program linked to HR programs such as Manpower Planning, Succession Planning, Competency Based Human Resource, Performance Management, Recruitment, Compensation & Benefits.
  • Set-up a training needs analysis process – Establishing Training Plan
  • Training Implementation
  • Training Budget

Peserta

Training Manager, Sales Manager, HRD, karyawan bagian Diklat & SDM

Tujuan

Upaya meningkatkan efektivitas pelatihan melalui evaluasi pelatihan yang dirancang secara detail

Manfaat apa yang Anda peroleh?

  1. Memahami pendekatan yang komprehensif untuk melakukan evaluasi terhadap efektivitas program pelatihan
  2. Memahami empat tingkatan dalam evaluasi pelatihan
  3. Memahami proses menyusun kriteria pengukuran dan mengembangkan metode dan alat evaluasi

Apa saja yang dibahas?

  1. Empat tingkat evaluasi (reaksi, pembelajaran, sikap kerja, dan hasil)
  2. Model – model evaluasi
  3. Prinsip – prinsip menyususn kriteria pengukuran
  4. Prinsip – prinsip menyusun kuesioner, test pra – pasca pelatihan, melakukan wawancara
  5. Tindak lanjut pasca pelatihan

Siapa yang perlu ikut?

  1. Manajer pelatihan dan pengembangan SDM
  2. Instruktur internal dan widyaiswara
  3. Para pengambil keputusan dalam pelatihan dan pengembangan SDM

Catatan khusus:

Pelatihan akan lebih efektif bila peserta pernah terlibat dalam penyelenggaraan suatu program pelatihan minimal selama dua tahun, sehingga mampu berkontribusi secara aktif dalam diskusi.

Banyak hal dari kita terbelenggu oleh mental yang salah, keyakinan-keyakinan yang salah, mental-mental yang salah yang telah membuat kita sulit mencapai banyak hal.

Kita terlalu sering mengatakan kata tidak bisa, sulit, susah, tidak mungkin padahal kita belum mencoba.

Kita telah terjebak dalam ketakutan-ketekutan kita sendiri yang sering sekali tidak pernah terbukti kebenarannya.

Kita sibuk mencari alasan dan pembenaran akan kemalasan kita, ketidak mampuan kita ketidak berdayaan dalam menghadapi masalah dalam hidup ini.

Seperti halnya kekuatan besi dengan kertas Koran… manakah menurut anda yang lebih kuat ? … tentu saja anda akan menjawab besi …. Itulah belief system anda hari ini.
Mungkin kah kertas Koran akan mengalahkan besi? Dengan keyakinan yang kuat, dengan cara yang benar dan pilihan materi yang tepat, besi akan kalah dengan kertas Koran.

Masih ragu dengan limiting believe yang tidak memberdayakan anda? Bahkan mungkin berjalan diatas api?

Tidak mungkin itu adalah kalimat pertama yang akan muncul.
Karena api adalah simbol dari kekuatan alam, simbol dari hal yang paling menakutkan di dunia ini.

Apakah api dapat kita taklukan ?

Api adalah symbol dari ketakutan kita, kemalasan kita, kebiasaan kebiasaan buruk kita, penundaan, keragu-raguan. Kalau anda mampu mengalahkan api, tentunya akan mampu mengalahkan segala ketakutan, kemalasan dan semua kebiasaan-kebiasaan buruk yang telah membelenggu kita selama ini.

Hal yang paling menakutkan telah anda kalahkan , apalagi hanya sebuah ketakutan dalam menghadapi masalah hidup, keruwetan dalam bekerja, masalah keluarga, atau masalah akan diri sendiri, suka menunda-nunda sesuatu, bebas kebiasaan-kebiasaan yang tidak memberdayakan kita.

Dengan tehnik yang benar, cara yang benar, materi yang tepat dan keyakinan yang tepat, api akan dapat kita kalahkan. Kita mampu berjalan diatas api. Dengan berjalan diatas api…kita akan dapat meyakinkan diri kita untuk mengalahkan ketakutan kita sendiri…. Menghancurkan segala keyakinan-keyakinan yang salah. Anda telah menang . Sebuah kemenangan dalam hidup yang akan kita bawa selalu dalam kehidupan kita yang sebenarnya. ..bahwa kita adalah pemenang dari semua hal…kita siap menghadapi apapun dalam hidup ini. Kita telah menjadi raja dari emosi kita sendiri kita telah menjadi raja atas nasib kita sendiri….. mengalahkan api dan mengalahkan semua ketakutan.

Di Firewalk akan diajarkan:

  • Mengalahkan diri sendiri
  • Menjadi tuan terhadap emosi anda
  • Hypno fundamental
  • Menciptakan anchor sendiri
  • Mempunyai GOAL hidup yang jelas
  • Mempunyai keyakinan yang kuat
  • Memodel orang lain
  • Menciptakan kebiasaan pemenang
  • Membuang kebiasaan buruk
  • Mengenali Identitas diri
  • Menghancurkan mental blok anda

Anda akan merasakan sensasi :

  1. Berjalan diatas api
  2. Hypnosis

Manfaat:

  1. Menghilangkan penundaan & ketakutan
  2. Mempunyai keberanian mengungkapkan pendapat
  3. Mempunyai alasan sangat kuat mencapai cita-cita anda
  4. Mempunyai Inisiatif tinggi
  5. Inspirasional Leadership
  6. Menghilangkan limiting believe/mental blok
  7. Memahami mind set orang sukses dan memodelnya
  8. Selalu semangat dan bergairah setiap saat
  9. Menjadi penguasa atas emosi anda sendiri
  10. Menghilangkan trauma dan phobia yang mendalam
  11. Tahu minat dan bakat sejati anda
  12. Mengasah tajam kemampuan dan potensi diri
  13. Menentukan arah masa depan yang indah
  14. Visualisasi impian yang powerfull
  15. Selalu dalam kondisi peak performance
  16. GOAL setting dan cara kreatif dalam mencapainya
  17. Self motivation , NEO technolgy ™

Peserta yang cocok mengikuti pelatihan ini :

  • Pengusaha
  • Mahasiswa
  • Pegawai swasta
  • Perusahaan- perusahaan yang ingin meningkatkan kinerja karyawannya
  • Ibu rumah tangga yang ingin maju
  • Orang umum yang ingin mencapai impian dengan cara yang benar
Tuntutan untuk lebih kompetitif menjadi sesuatu yang tidak dapat ditawar lagi. Pelaku bisnis sebagai pribadi harus menjadi pribadi yang kompetitif demikian pula halnya dengan organisasi bisnis harus menjadi perusahaan yang kompetitif. Saat ini, agar kompetitif bagi perusahaan tidak ada pilihan lain dalam bekerja kecuali dengan “TEAM WORK”. Bukan zamannya lagi, sebuah perusahaan dapat maju berkembang hanya karena usaha satu orang (“one man show”) dan rasanya sudah sulit tampil seseorang sebagai “super star” yang mampu menyelesaikan segala masalah perusahaan. Saat ini, adalah masanya perusahaan untuk menjalankan team work – real team work is role team work bukan sekedar “functional team work” atau “work group”.

Pada kenyataannya menerapkan role team work bukan sesuatu yang mudah. Ia membutuhkan penyadaran, pelatihan dan pembiasaan yang intensif. Ternyata kebanyakan dari kita sejak kecil lebih dididik untuk “sama sama kerja” bukan bekerja sama. Untuk itulah proposal ini menawarkan suatu bentuk pelatihan untuk membangun dasar dasar kebiasaan kerja baru yang lebih kompetitif dan akan berdampak positif bagi kinerja perusahaan.

Tujuan dan sasaran kegiatan

Setelah mengikuti kegiatan ini pada Peserta diharapkan tumbuh dan lebih mampu dalam :

  1. Membangun mutual trust & mutual respect pada sesama rekan kerja,
  2. Mendorong motivasi peserta untuk selalu dalam kesadaran team work pada setiap tugas yang dihadapi,
  3. Memberdayakan (empowered) diri sendiri dan mitra kerjanya agar dapat memberikan kontribusi yang optimal sesuai kompetensinya,
  4. Saling memberikan inspirasi mengenai arah dan strategi kerja dari tim kerjanya,
  5. Mengembangkan ketrampilan dalam membangun tim kerja yang solid dan sinergis,
  6. Menciptakan iklim kerja yang nyaman dan kondusif.

Materi Pembahasan

Penentuan dan penekanan materi yang akan disampaikan dalam program pelatihan ini ditentukan oleh hasil “training need analysis”. Namun demikian gambaran materi secara umum dapat saja dicontohkan sebagai berikut ;

  1. Ice Breaking,
  2. Ciri dan jenis Team Work,
  3. Tahapan Team Building,
  4. Memberdayakan Role team work,
  5. Membiasakan perilaku belajar Observe-Assess-Design-Implementasi,
  6. Mengembangkan Intra personal skill (memahami diri sendiri, asertifitas, pengendalian emosi, pemamfaatan feed back, Johari window, dll),
  7. Mengembangkan Inter personal skill (komunikasi, persuasi, “sociall perception”, sistem nilai, dll),
  8. Mengembangkan Problem solving & Decision Making Skill,
  9. Manager Vs Leader,
  10. Management trend dan Paradigma baru dalam bisnis,
  11. Komitmen.

Metode Pelatihan

Pelatihan ini dirancang untuk diterapkan dengan pendekatan Andragogy dengan menggunakan teknik pengajaran:

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Experential Learning
  4. Refleksi Diri
Setiap perusahaan yang mau memenangkan kompetisi di era globalisasi perlu menerapkan sistem manajemen yang tepat didukung oleh sumber daya manusia (SDM) yang ber m kualitas dan mempunyai produktivitas tinggi.

Berdasarkan hasil penelitian, keberhasilan seseorang tidak hanya dipengaruhi oleh kecerdasan otak saja (IQ) tetapi lebih dipengaruhi oleh sikap mental atau kecerdasan emosional (Emotional Intelligence). Oleh karena itu menjadi sangat penting untuk mengembangkan sikap mental SDM yang memiliki motivasi yang kuat untuk berprestasi dalam segala bidang.

Dalam program ini peserta akan dibekali juga dengan materi penetapan visi, leadership dan effective communication, sehingga setelah selesai mengikuti program ini peserta mampu mengembangkan diri dan memiliki visi yang searah dengan tujuan perusahaan.

Sasaran Kegiatan

Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini peserta diharapkan mampu :

  1. Memahami kekuatan dan kelemahan diri.
  2. Memahami dasar dasar terbentuk motivasi berprestasi yang tinggi.
  3. Mengembangkan minat untuk selalu melakukan “continous improvement” dan pantang menyerah menghadapi permasalahan.
  4. Mengembangkan kecenderungan untuk ber”locus of control” internal.
  5. Menumbuhkan sikap terbuka dan mampu menerima feed back.

Pokok Bahasan

Seluruh materi bahasan ini tercakup dalam konteks mengembangkan motivasi berprestasi

  1. Konsep Diri, gambaran kekuatan dan kelemahan diri
  2. Tipologi Diri,
  3. Umpan Balik diri
  4. Konsep dan Teori Motivasi Berprestasi
  5. Locus of Control
  6. Adversity Quotien
  7. Leadership
  8. Effective Communication
  9. Pencanangan Komitmen

Metode Pelatihan

Pelatihan ini dirancang untuk diterapkan dengan pendekatan Andragogy dengan menggunakan teknik pengajaran:

  1. Ceramah
  2. Diskusi
  3. Experential Learning
  4. Refleksi Diri
Siapapun di antara kita pernah marah.
Beragam cara orang bereaksi ketika emosinya tersinggung.
Dalam prosesnya ada orang marah yang mudah segera mengendalikan dirinya, namun ada juga yang sukar.
Ketika seseorang marah maka detak debar jantung semakin cepat, tekanan darah dan aliran adrenalin juga meningkat.
Kemarahan yang tidak terkendali dapat menyebabkan reaksi agresif dan perlakuan kasar yang akan mengganggu interaksi sosial positif.
Marah merupakan sifat yang alami dan normal, namun marah tidak timbul dengan sendirinya.
Kemarahan muncul karena batas-batas emosi yang kita miliki telah terganggu atau terancam baik oleh sumber eksternal maupun sumber internal.

Marah sebenarnya dapat berguna karena itu sebaiknya tidak dipendam sebab akan merusak emosi.
Marah bisa memotivasi seseorang untuk memecahkan masalah tertentu yang sebelumnya tersembunyi karena marah bisa memberi sinyal mana yang dirasakan sebagai sesuatu yang benar dan mana yang salah.
Namun demikian, konflik-konflik secara bertahap bisa diatasi dengan emosi yang tenang.
Itulah sebabnya mengapa marah sebaiknya dikelola menjadi hal yang konstruktif.

Materi Training :

1. The Basic of Anger

  • Anger: The Universal Emotion
  • When Is Anger a Problem
  • Is Anger Poisoning Your Life?

2. Managing your anger today

  • Taking Immediate Action
  • Speaking out in anger
  • Keeping your cool

3. Preveting anger tomorrow

  • Adopting a New Perspective
  • Saying What You Feel
  • Confessing Your Anger
  • Become a Type B
  • Using Anger Constructively

4. Handling anger from the past

  • Why Is Letting Go So Difficult?
  • Forgiving

5. Lifestyle changer that improve more than your anger

  • Managing Stress
  • Managing Your Chemistry
  • Adding Balance to Your Life
  • Getting a Good Night’s Sleep
  • Looking to a Higher Power
  • Staying in a Good Mood

6. Managing anger in key relationships

  • At work
  • At home
  • Ten Ways to Combat Road Rage
  • Ten Anger-Freeing Thoughts

Manfaat
Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu memahami teknik-teknik mengelola marah secara konstruktif.

Siapa yang sebaiknya mengikuti training ini
Pimpinan (manager/supervisor/headsection), atau staf/personnel field yang ingin meningkatkan kemampuannya dalam mengelola marah secara konstruktif.

Pelatihan Management Stress mempunyai tujuan agar para pesertanya dapat menjauhkan diri dari stres dan merespon dengan baik apa yang harus dilakukan ketika timbul gejala stres agar dapat mengendalikan situasi dalam kondisi apapun sehingga kinerja tetap terjaga.

Manfaat Program

  1. Peserta diharapkan memahami gejala-gejala stres berikut cara menanggulanginya.
  2. Para peserta mempunyai strategi menghadapi stres serta mengetahui jenis-jenis respon terhadap stres.
  3. Memahami hubungan antara stres dan kinerja di perusahaan.
  4. Menambah pengetahuan tentang sumber stres dalam organisasi.
  5. Mampu mengendalikan situasi dalam kondisi apapun.
  6. Mampu mengendalikan stress baik dalam diri sendiri maupun orang lain.
  7. Mampu mengoptimalkan kekuatan pikiran dan hati.
  8. Mampu menghipnotis diri untuk selalu berpikir positif dan memperlakukan diri secara proporsional.

Metode Pelatihan

  1. Menggunakan metode presentasi / ceramah,
  2. Diskusi,
  3. Studi kasus disertai selingan acara refresh oleh para instruktur yang handal dan berpengalaman di bidang psikologi,
  4. Simulasi hipnotis.

Sasaran Participant

Pelatihan Stress Management ini bersifat universal sehingga cocok untuk semua kalangan dan segala jenis bidang usaha.

Mengapa harus ikut Training Komunikasi Efektif

  1. Anda akan terkejut bahwa Anda memiliki potensi-kekuatan yang dahsyat dari cara Anda berkomunikasi karena kami membimbing Anda menemukan potensi komunikasi tersebut
  2. Terobosan baru bagaimana Anda tampil meyakinkan dengan kata-kata Anda karena komunikasi yang Anda lakukan penuh impressive

Untuk Siapakah Training Komunikasi Efektif

  1. Anda yang mau memperoleh banyak relasi & mempengaruhi orang lain
  2. Anda yang ingin mendapatkan apresiasi yang luarbiasa dan menakjubkan dari cara Anda berkomunikasi

Apa Manfaat Training Komunikasi Efektif

  1. Meningkatkan kegairahan kerja, moral & sikap kerja
  2. Pengendalian pengawasan menjadi lebih efektif
  3. Memperjelas semua informasi di dalam organisasi
  4. Meningkatkan rasa tanggung jawab
  5. Meningkatkan saling pengertian, saling menghargai dan saling membantu
  6. Meningkatkan kreatifitas dan inovasi
  7. Memudahkan dalam pengambilan keputusan.

Lama Kegiatan

Anda bisa meluangkan waktu selama 3 hari untuk memperoleh panduan praktis (teori, praktek & coaching) atau hanya dengan 1 hari untuk memperoleh motivasi & petunjuka praktis melakukan komunikasi efektif

Yang Anda Dapatkan Dari Training Komunikasi Efektif

  1. Strength Communication
  2. Barrier on communication
  3. The Power of listening
  4. Communication in difficult situation
  5. Komunikasi interpersonal dan kerjasama team
  6. The Essence of Assertiveness

Batas-batas waktu yang kritis, prioritas-prioritas yang bersaing dan seabrek surat elektronik sering kali membuat orang merasa kewalahan.
Mampu menetapkan prioritas – prioritas dan mengalokasikan waktu secara layak merupakan keterampilan-keterampilan yang sangat
penting untuk mencapai tujuan-tujuan Anda.
Mengendalikan waktu dan jadwal Anda memungkinkan Anda untuk meningkatkan produktivitas pribadi dan menambah kualitas hidup Anda.

Pendekatan yang unik terhadap manajemen waktu ini memberikan strategi-strategi, teknik-teknik dan petunjuk – petunjuk guna menetapkan prioritas-prioritas dan mengelola tekanan sehari-hari untuk memenuhi komitmen-komitmen yang penting dan mendesak dalam hidup Anda.

Anda akan belajar bagaimana

  1. Menetapkan tujuan-tujuan dan prioritas-prioritas yang memungkinkan Anda mengelola waktu Anda secara efektif
  2. Memantau kebiasaan-kebiasaan kerja harian dan menentukan bidang-bidang perbaikan Anda
  3. Merencanakan tugas-tugas dan tujuan-tujuan harian yang sejalan dengan pernyataan misi Anda
  4. Mengidentifikasikan, menilai dan memilih alat-alat yang membantu untuk manajemen waktu dan prioritas
  5. Menghindari komitmen yang berlebihan pada diri Anda dan menanggulangi penundaan
  6. Menyeimbangkan kehidupan profesional dan pribadi Anda
  7. Melaksanakan rencana tindakan manajemen waktu pribadi

Siapa yang Seharusnya Hadir?

Pelatihan ini berharga bagi orang-orang yang ingin memperbaiki produktivitas mereka dan memperkuat keterampilan-keterampilan manajemen waktu mereka melalui banyak cara berpikir mengenai dan menggunakan waktu secara lebih efektif.

Lokakarya pelajaran:

Dalam serangkaian lokakarya yang intensif, para peserta bekerja sendiri-sendiri dan dalam kelompok-kelompok kecil guna menerapkan taktik – taktik, teknik-teknik dan keterampilan-keterampilan yang dipelajari sepanjang pelajaran.

Lokakarya mencakup:

  1. Menyesuaikan jam internal Anda,
  2. Menilai keterampilan-keterampilan manajemen waktu Anda,
  3. Mengembangkan rencana manajemen waktu pribadi,
  4. Melakukan peninjauan yang komprehensif mengenai prioritas-prioritas Anda,
  5. Menetapkan kerangka kerja untuk perencanaan harian dan mingguan,
  6. Menilai beban lebih Anda,
  7. Menganalisis kesenjangan antara apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda inginkan,
  8. Menciptakan keseimbangan dalam hidup Anda

Apa yang akan Anda Pelajari:

  1. PENDAHULUAN DAN GAMBARAN UMUM:
    >> Menetapkan tujuan-tujuan;
    >> Menerapkan solusisolusi manajemen diri;
    >> Menyesuaikan pendekatan yang sistematis terhadap manajemen waktu dan prioritas
  2. MENGENALI CARA ANDA MENGELOLA WAKTU:
    >> Menghindari halangan-halangan manajemen waktu;
    >> Menghadapi secara efektif paradigma – paradigma waktu yang berbeda;
    >> Mendiagnosis persoalan-persoalan manajemen waktu
  3. MEMPEROLEH KENDALI ATAS WAKTU ANDA:
    >> Menjalani tujuan Anda;
    >> Menilai realitas-realitas Anda saat ini
  4. MENGELOLA PEKERJAAN ANDA SECARA EFEKTIF:
    >> Membuat perencanaan berfungsi dalam hidup Anda;
    >> Mengidentifikasikan prioritas-prioritas Anda secara proaktif;
    >> Menangani banjir kertas dan surat elektronik
  5. MENAKLUKKAN KOMITMEN YANG BERLEBIHAN DAN PENUNDAAN:
    >> Perangkap mengerjakan terlalu banyak;
    >> Mengalahkan perangkap langkah demi langkah;
    >> Mengatasi keragu-raguan dan penundaan
  6. MENCIPTAKAN KESEIMBANGAN PEKERJAANKEHIDUPAN:
    >> Menilai kesenjangan antara apa yang Anda lakukan dan apa yang Anda inginkan;
    >> Manfaat-manfaat profesional dari sebuah kehidupan yang seimbang
  7. ALAT UNTUK MAJU:
    >> Teknik-teknik yang berdaya dan mudah diterapkan untuk menciptakan sistem manajemen waktu yang tersuai;
    >> Mengintegrasikan hasil ke dalam perencanaan – perencanaan berbasis kertas atau elektronik;
    >> Pendekatan-pendekatan beradaptasi yang menyesuaikan perkembangan-perkembangan dalam hidup Anda;
    >> Mengendalikan interupsi – interupsi;
    >> Merancang masa kini dan masa depan Anda
Dimanapun kita berada, baik di tempat kerja, di rumah dsb kita akan selalu dihadapkan pada berbagai problem yang harus dipecahkan. Dalam pelatihan ini akan diberikan bagaimana cara menyelesaikan masalah dengan beberapa alternative solusi kreatif yang dapat diterapkan oleh peserta seberapapun problem yang dihadapi. Pelatihan ini ideal bagi siapa saja yang sedang mencari solusi dengan cara baru dari berbagai problem yang dihadapi.

Tujuan dan Manfaat Pelatihan

  1. Memahami konsep Problem Solving dan Decision Making
  2. Mengembangkan kreatifitas dalam Problem Solving dan Decision Making
  3. Mampu mencari solusi yang terefektif dan terefisien dalam Problem Solving dan Decision Making

Metode Pelatihan

  1. Pemaparan materi menggunakan modul yang disesuaikan dengan output/ tujuan pelatihan ini.
  2. Penyampaian materi diberikan dengan metode pengalaman, sehingga dapat sesuai dengan kondisi lingkungan kerja di perusahaan Anda.
  3. Pemaparan materi menggunakan media Visual, Auditory, dan Kinestethic peserta.
  4. Penyampaian materi selalu dibawakan dengan pendekatan Spiritual dan Emotional.
  5. Penyampaian materi untuk menciptakan persepsi baru yang dapat merubah mindset dan pemahaman peserta pelatihan.

Materi

  1. Concept of effective problem solving & decision making
  2. Karakteristik Masalah
  3. Communication Skill
  4. Proses Problem Solving dan Decision Making
  5. Teknik Identifikasi Masalah
  6. NLP Aprroach for PSDM
  7. Problem Solving & Decision Making dengan teknik – teknik NLP
  8. Menjaga Keselarasan
  9. Management Konflik

Wajib diikuti oleh
Manager senior, junior, puncak, Direktur, dan siapapun yang ingin mengasah jiwa kepemimpinan yang efektif secara efisien.

Perkembangan lingkungan bisnis akhir-akhir ini yang sedemikian pesat membuat perusahaan harus berusaha keras untuk bisa bertahan di dalam persaingan yang mendunia. SDM sebagai modal perusahaan yang utama menjadi kunci berhasil tidaknya suatu organisasi bisnis sehingga kebutuhan akan SDM yang mandiri, memiliki sikap, komitmen, dan kemampuan yang terus menerus berkembang sesuai dengan perkembangan yang dinamis menjadi suatu tuntutan bagi organisasi bisnis.

Oleh karena itu pemimpin yang dulunya banyak memberi instruksi dan pengendalian, tidak lagi sesuai dengan tuntutan jaman. Untuk mendapatkan SDM yang memiliki kinerja yang optimal (high performance team) dibutuhkan pemimpin yang mampu mengembangkan kompetensi dan komitmen bawahan dengan cara mendukung, membimbing dan merangsang motivasi bawahan.

Manfaat Program

  1. Mampu mengembangkan gaya kepemimpinan performance leadership untuk meningkatkan kinerja individu/team secara optimal
  2. Mampu melaksanakan komunikasi yang terbuka menyangkut kinerja (kompetensi dan komitmen) bawahan sehingga menjadi pribadi yang mandiri

Materi yang dibahas

  1. Ciri-ciri pemimpin masa depan
  2. Identifikasi tingkat perkembangan bawahan
  3. Berbagai gaya kepemimpinan dan fleksibilitas
  4. Menyesuaikan gaya kepemimpinan dengan tingkat perkembangan bawahan (Situational Leadership II)
  5. Ketrampilan komunikasi dalam meningkatkan kinerja bawahan
  6. Rencana tindakan pengembangan gaya kepemimpinan individu

Siapa yang perlu ikut?

  1. Para pemimpin unit kerja (supervisor dan manajer)
  2. Staf yang akan dipromosikan menjadi pemimpin kelompok unit kerja
  3. Staf SDM
  4. Manajer SDM
Salah satu faktor keberhasilan perusahaan adalah sejauh mana perusahaan tersebut mampu menggerakkan seluruh aktifitas usahanya. Kemacetan di salah satu aktifitas akan mempengaruhi kelancaran gerak aktifitas lainnya yang secara keseluruhan juga akan terpengaruh. Dalam seluruh aktifitas perusahaan, porsi/jumlah aktifitas terbesar terletak di tingkat manajemen bawah. Oleh karena itu tanggung jawab dan peran dan para first line manager/supervisor untuk menggerakkan aktifitas di lingkungannya amat besar.

First Line Manager (FLM) merupakan titik singgung antara karyawan dan manajemen, sehinggga diperlukan sikap mental, pola pikir dan tindakan yang mampu menjembatani antara keduanya. FLM mengalami kondisi psikologis yang semula mengerjakan pekerjaannya sendiri berubah menjadi harus mengerjakan pekerjaan melalui orang Iain/anak buah, sehingga diperlukan kemampuan manajerial dan kepemimpinan (leadership).

Untuk mengantisipasi hal tersebut perlu diciptakan supervisor handal yang memiliki sikap mental, pola pikir dan tindakan sebagai seorang manajer dan pemimpin.

Tujuan pelatihan

  1. Memahami dan memiliki kesadaran yang tinggi terhadap peran, fungsi dan tanggung jawab seorang manajer.
  2. Mampu mengenal diri dan orang lain secara lebih baik
  3. Mampu memotivasi diri dan orang lain.
  4. Memiliki ketrampilan interpersonal dalam berinteraksi dengan orang lain.
  5. Memiliki ketrampilan manajerial dalam perencanaan, pengorganisasian dan pengendalian.
  6. Meningkatnya kemampuan dalam kepemimpinan, pengambilan keputusan dan pemecahan masalah

Materi

  1. Fungsi dan Peran Strategis Supervisor
  2. Komunikasi efektif
  3. Pengenalan dan Pengembangan Diri
  4. Management Function
  5. Leadership
  6. Motivating People
  7. Coaching
  8. Team Work

Metode Pelatihan

  1. Ceramah Interaktif / Diskusi
  2. Experential Learning / Outdoor activity

Tujuan dan sasaran kegiatan

Setelah mengikuti kegiatan ini pada Peserta diharapkan tumbuh dan lebih mampu dalam :

  1. Membangun mutual trust & mutual respect pada sesama rekan kerja,
  2. Mendorong motivasi peserta untuk selalu dalam kesadaran team work pada setiap tugas yang dihadapi,
  3. Memberdayakan (empowered) diri sendiri dan mitra kerjanya agar dapat memberikan kontribusi yang optimal sesuai kompetensinya,
  4. Saling memberikan inspirasi mengenai arah dan strategi kerja dari tim kerjanya,
  5. Mengembangkan ketrampilan dalam membangun tim kerja yang solid dan sinergis,
  6. Menciptakan iklim kerja yang nyaman dan kondusif.

Materi pembahasan

  1. Ice Breaking
  2. Ciri dan jenis Team Work
  3. Tahapan Team Building
  4. Memberdayakan Role team work
  5. Mengembangkan inner motivation berdasarkan kesadaran akan keberadaan Tuhan di tempat kerja
  6. Membiasakan perilaku belajar Observe-Assess-Design-Implementasi
  7. Mengembangkan Intra personal skill
  8. Mengembangkan Inter personal skill
  9. Mengembangkan Problem solving & Decision Making Skill
  10. Komitmen.

Untuk siapakah program effective teamwork

  1. Bagi Anda yang inging menguatkan kembali nilai – nilai kerja tim sehingga lebih efektif bekerja dan memiliki performance optimal dalam mengaktualisasikan diri dan timnya.
  2. Anda yang ingin mengembangkan kepemimpinan diri dan kepemimpinan dalam tim, yang pada akhirnya memunculkan kharisma dan pengaruh positif dalam tim dan organisasinya.
  3. Anda yang ingin menguatkan kebersamaan, mengejawantahkan persamaan persepsi tentang organisasi dan tim kerja ya visioner, kreatif, dan inovatif
Asset makes things possible but people make things happen
Kalimat ini menunjukkan betapa pentingnya sumber daya manusia agar perusahaan mampu bersaing dalam era globalisasi di tengah kemajuan teknologi yang pesat ini. Tetapi bagaimana mendapatkan manusia yang potensial untuk menghasilkan kinerja yang tinggi (high flyers) ? Sudah disadari , bahwa mengandalkan “in class training” saja tidak cukup, “on the job training” seringkali lebih efektif untuk memberikan dampak pada kinerja individu dan organisasi di lapangan. Oleh karena itu program training perlu didukung oleh atasan melalui coaching dan counselling kepada bawahan untuk mengembangkan bawahan. Bagaimana teknik dan tips coaching & counselling yang efektif dan apa perbedaan kedua aspek tersebut pada pengembangan kinerja bawahan

Manfaat program

  1. Memahami peran coaching dan counselling sebagai alat dalam pengembangan bawahan.
  2. Mengenal berbagai pendekatan didalam pengembangan bawahan.
  3. Memahami ketrampilan dasar dalam coaching dan counselling.
  4. Memahami tahap-tahapan cara pelaksanaan coaching dan counselling untuk meningkatkan kinerja bawahan.

Materi yang dibahas

  1. Coaching, counselling dan mentoring , alat untuk mengembangkan berbagai macam masalah bawahan.
  2. Pendekatan di dalam mengembangkan bawahan.
  3. Ketrampilan dasar bagi coaching dan counselling (struktur pembinaan, teknik bertanya, teknik mendengarkan, teknik memberi saran dan umpan balik).
  4. Tahapan dalam coaching dan counselling.
  5. Pedoman di dalam pelaksanaan coaching dan counselling bagi peningkatan kinerja bawahan

Siapa yang perlu ikut?

  1. Manajer lini (jajaran manajer operasional)
  2. Manajer SDM/Personalia
  3. Staf SDM/personalia
  4. Counsellor perusahaan
Setiap orang ingin sukses dan berhasil dalam karirnya yang secara langsung atau tak langsung mempengaruhi keberhasilan organisasi tempat ia bekerja.
Dari hasil pengamatan dan penelitian, kecerdasan (IQ) atau kemampuan teknis hanya berperan 20% terhadap suksesnya seseorang, sedangkan 80% lainnya dipengaruhi oleh kecerdasan emosi (EI atau EQ). Bagaimana Anda bisa menerapkan dan mengembangkan kecerdasan emosi Anda untuk mencapai sukses di tempat kerja?

Manfaat program

  1. Memahami apa kecerdasan emosional dan peranannya dalam pekerjaan dan karir Anda.
  2. Mengenal peta kecerdasan emosi Anda.
  3. Memahami bagaimana menerapkan dan mengembangkan kecerdasan emosi untuk mencapai sukses di tempat kerja.

Materi yang dibahas

  1. Tuntutan SDM dalam menghadapi tantangan abad 21.
  2. Pengertian kecerdasan emosi dan perannya dalam kehidupan Anda.
  3. Unsur-unsur dalam kecerdasan emosi.
  4. Peta kecerdasan emosi dan penerapannya di tempat kerja.
  5. Bagaimana mengembangkan kecerdasan emosi di tempat kerja

Siapa yang perlu ikut?

  1. Manajer, staf dan karyawan yang ingin meningkatkan kinerja, karir dan organisasi.
  2. Manajer dan staf yang pekerjaannya berhubungan dengan SDM (departemen SDM/personalia).
  3. Pejabat-pejabat yang berhubungan dengan kegiatan pengembangan SDM seperti konsultan, dsb.
Pelatihan ini bertujuan memberikan kiat kiat praktis bagi para pesertanya untuk mengarahkan diri untuk menjadi “services people” yang handal dan efektif sesuai dengan tuntutan pekerjaannya. Di awali dengan memahami diri sendiri, memahami tuntutan pekerjaan dan tuntutan pelanggan sehingga mampu membuat perencanaan untuk melakukan “self improvement” yang berkaitan dengan services.

Sasaran kegiatan

Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini peserta diharapkan mampu :

  1. Mengetahui dan memahami Cara berpikir (paradigma) yang melandasi pekerjaan “services people”.
  2. Mengetahui dan memahami perbedaan (“gap”) tipologi pribadi antara yang dimiliki diri saat ini dengan tipologi yang dituntut oleh profesi “services people”.
  3. Mengetahui mentalitas dasar yang perlu dimiliki oleh seorang pemberi service.
  4. Memahami pentingnya moment of truth dalam service.
  5. Mengetahui dan memahami tingkat Kompetensi yang berkaitan dengan “Customer Service Orientation” yang dimiliki oleh diri sendiri dan tuntutan profesi/pekerjaan yang ada.
  6. Mengetahui dan memahami ruang lingkup tugas Customer Service.
  7. Meningkatkan Kepekaan terhadap tuntutan pelanggan.
  8. Mengetahui dan memahami kiat dan tips mengembangkan human relation dan interpersonal skill.
  9. Mengetahui dan memahami kiat dan tips menangani komplain.
  10. Mengetahui dan memahami “Poise & Confidence” tuntutan tugas/profesi “service people”.
  11. Mengetahui dan memahami etika bertelepon
  12. Mengetahui dan memahami Etika Melayani (Services Etiquette) khususnya dalam bisnis yang berkaitan dengan jasa “hospitality”.

Materi kegiatan

  1. Paradigm shift “independence to interdependence” in service.
  2. Basic mentality in service.
  3. Personality Tipe for “service people”.
  4. Moment of Truth in service
  5. Kompetensi “Customer Services Orientation”, Batasan dan Ukurannya.
  6. Customer Service, Ruang lingkup dan Batasannya.
  7. Tuntutan Customer, Subjek dan Objeknya serta, Kepekaan Memahaminya.
  8. Mengembangkan human relation dan Interpersonal Skill in service
  9. “How to Manage and Handling Complain”
  10. Telephone courtessy
  11. Bussiness Etiquette & Services Etiquette

Metode dan teknik penyampaian

  1. Diskusi dan Ceramah interaktif.
  2. Self assessment dan bahas kuis.
  3. Penugasan dan games.
  4. Bahas kasus dan bermain peran.

Peserta kegiatan

Kegiatan ini disarankan untuk diikuti oleh seluruh karyawan yang berprofesi sebagai “Service People”, baik itu ditingkat pelaksana maupun untuk para supervisor atau managernya. Kapasitas efektif perkelas maksimum 25 orang. Bila lebih dari jumlah tersebut disarankan menjadi 2 gelombang.

Keluarga adalah asset yang paling berharga sebagai ruang lingkup pendidikan terkecil yang melahirkan generasi – generasi perubah pada peningkatan masa depan yang lebih baik, lingkaran – lingkaran penggugah kecerdasan, dan penggugah generasi cerdas. Maka peran orang tua yang melingkupi semua konsep hubungan, harmonisasi keluarga, komunikasi dan organisasi keluarga adalah signifikan, namun jika tidak dipupuk sedini mungkin bagaimana proses itu berjalan, akan banyak ekses yang terjadi, apakah itu anak – anak yang tidak memahami etika, tidak memahami bagaimana peran orang tua dan jasanya, bahkan bisa jadi broken home, pertengkaran keluarga yang berujung pada perceraian, KDRT, dan masalah – masalah klasik yang lainnya yang kerap muncul dalam keluarga.

Oleh karena itu sebagai usaha untuk menanggulagi dan mereduksi permasalahan – permasalahan dalam keluarga tersebut, mendukung kepada proses harmonisasi keluarga dan menguatkan relationship circle maka lahirlah Family Program.

Dalam prosesnya program ini memfasilitasi, memberikan solusi, dan merangkul keluarga untuk saling menguatkan harmonisasi, komunikasi dan relationship circle dalam keluarga.

Lingkup Family Program

1. Smart Parenting

  • Salah satu metode efektif dan aplikatif untuk membangun dan mengembangkan lingkungan Fun – creative – smart
  • Mengungkap rahasia-rahasia bagaimana menciptakan kedamaian, kasih sayang dalam keluarga, dan bagaimana menggapai rahmat yang tak hingga dari Ilahi, sehingga tercipta sebuah keluarga harmonis laksana sebuah surga di dunia.

Pokok Bahasan

  • Manajemen keluarga harmonis (SAMARA – Sakinah, Mawadah, Warahmah);
  • Aktualisasi kecerdasan interpersonal, intra personal, kerjasama tim;
  • Super family;

2. Family Conseling

  • Wadah yang tepat bagi para orang tua untuk berbagi tentang permasalahan yang acapkali dialami dalam rumah tangga, sebagai usaha untuk membangun keluarga yang harmonis & mendambakan keluarga yang ideal.
  • Mengaktualisasikan dan mengoptimalkan peran – peran orang tua dalam menguatkan kebersamaan, saling memiliki, saling menguatkan, saling mendukung, harmonisasi keluarga.

3. Supercamp

  • Program pengembangan karakter yang dikhusukan untuk anak usia sekolah dalam rangka mendukung program / kurikulum sekolah.
  • Program yang menstimulasi kreatifitas, aktivitas, daya cipta – rasa – karsa siswa usia sekolah untuk selalui optimal dalam kegiatan sekolah dan lingkungan sekitar.
  • Program yang mendorong (motivasi) siswa ke dalam transcendental circle (lingkaran spiritual), sehingga seorang anak memiliki kesadaran spiritual, memahami diri dan mengenal Sang Pencipta.
  • Program yang mereaktualisasikan prestasi siswa sehingga memiliki daya ubah dan daya perubah sebagai cikal bakal generasi yang peduli terhadap lingkungan, baik lingkungan masyarakat maupun lingkungan hidup lainnya.

Pokok Bahasan

  • Success Formula;
  • Potensi Diri;
  • Positif Thinking;
  • Manajemen Waktu;
  • Life Planning;
  • Learning Mastery;
  • Mision to Action;

4. Kids the explorers

  • Sebuah pelatihan terintegrasi dikhususkan bagi anak-anak yang dapat memunculkan pribadi anak dengan mental yang kuat-hati & pikiran serta motivasi yang positif sehingga selalu tumbuh dan berkembang dengan motivasi dan prestasi yang baik.

Pokok bahasan

  • Multiple Intelligent (kecerdasan majemuk);
  • Twinkle Little Star;
  • Membangun Kepercayaan Diri;
  • Mentoring;
  • Motivasi Diri;

METODA DAN PENDEKATAN

  1. Ceramah dan Diskusi Interaktif
  2. Dinamika Kelompok
  3. Self Assesment
  4. Outdoor Activity
Customize program adalah program – program pelatihan dan pengembangan SDM yang kami susun, kembangkan, dan implementasikan sesuai dengan kebutuhan, tujuan, outcome Anda sebagai klient kami, sehingga program yang diselenggarakan akan benar – benar sesuai dengan apa yang diinginkan, tidak hanya itu, Anda juga dapat ikut serta memberikan masukan – masukan tentang nilai – nilai serta program – program yang akan diimplementasikan dalam kegiatan pelatihan tersebut.

Keuntungan customize program

  1. Anda dapat menentukan kebutuhan apa saja yang akan diimplementasikan dalam pelatihan
  2. Anda dapat ikut serta melakukan monitorin dan evaluasi dalam tahap pengembangan program juga implementasinya tentu saja
  3. Anda juga dapat ikut dalam memberikan materi yang tentu saja sesuai dengan kompetensi Anda
  4. Fokus, tujuan serta kebutuhan Anda dalam pengembangan SDM terpenuhi secara terukur, terstruktur secara baik, efektif dan efisien

Beberapa program yang customize:

  1. Achievement Motivation Training
  2. Peningkatan ethos kerja dan implementasinya
  3. Internalisasi Corporate culture
  4. Spiritual Leadership
  5. Peningkatan Kompetensi dan motif berprestasi
  6. Company Gathering
  7. Pengembangan program pelatihan karyawan
  8. Pengembangan Pribadi (Personal Development)
  9. Management Strategic
  10. Managing People
  11. Neurolingistic based selling mastery
  12. NLP for HRM Communication
  13. Hypno Motivation Training
  14. Mastering Graphology
  15. dan program lainnya
Tujuan Kegiatan

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan para pelatih (trainer) dalam melakukan dan memfasilitasi proses belajar agar sebuah materi ajar dapat tersampaikan dan terserap secara efektif oleh peserta ajarnya.

Sasaran Kegiatan

Setelah mengikuti kegiatan pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu :

  1. Memahami Kekuatan dan kelemahan dirinya yang berkaitan dengan pekerjaan atau tugas tugasnya sebagai Pelatih (Trainer)
  2. Memahami kompetensi sebagai Pelatih
  3. Memahami kekhasan proses belajar pada orang dewasa
  4. Memahami Teknik teknik pembelajaran yang efektif
  5. Menyampaikan materi ajar secara lebih baik dan lebih efektif
  6. Menggunakan alat-alat presentasi secara proporsional dan tepat sasaran

Materi Pembahasan

A. Pemahaman dan Pengembangan Diri

  1. Tipologi Diri
    1. Tipologi MBTI
    2. Thinking Style
    3. Learning Style
    4. Communication Style
    5. Talent Mapping
    6. Wiraga dan Ekspresi Suara
    7. Kompetensi Diri seorang Trainer
    8. Memahami Peserta Ajar

B. Pemahaman terhadap Teknik Teknik Pembelajaran yang Efektif

  1. Teknik Presentasi
    1. Persiapan
    2. Ice Breaking
    3. Energizing
    4. Seni Menjawab dan Bertanya
    5. Closing
    6. Memilih Metode dan Pendekatan yang Cocok dengan Materi Bahasan
      1. Diskusi Kelompok dan Studi Kasus
      2. Role Play
      3. Dinamika Kelompok
    7. Teknik Penyusunan Alat Bantu Pengajaran
    8. Refleksi diri sebagai pelatih dengan merekam diri ketika menyampaikan presentasi di kelas, disertai feedback sebagai acuan dalam memperbaiki.

Metode dan teknik penyampaian

  1. Diskusi dan Ceramah Interaktif (Kode ; DCI)
  2. Praktek dan latihan Mengajar terstruktur (Micro teaching) (Kode ; PLM)
  3. Self Assessment (Kode ; SA)
  4. Evaluasi dan Umpan Balik diri (EUB)

Peserta Kegiatan

Kegiatan ini disarankan untuk diikuti oleh para Trainer atau mereka yang berminat dan memiliki prospek untuk menjadi Trainer. Kapasitas efektif perkelas maksimum 30 orang. Bila lebih dari jumlah tersebut disarankan menjadi 2 gelombang.

  • A Quote of the day

    Testing 123..

    This page is used to test the proper operation of the Apache HTTP server after it has been installed. If you can read this page it means that this site is working properly. This server is powered by CentOS.

    Just visiting?

    The website you just visited is either experiencing problems or is undergoing routine maintenance.

    If you would like to let the administrators of this website know that you've seen this page instead of the page you expected, you should send them e-mail. In general, mail sent to the name "webmaster" and directed to the website's domain should reach the appropriate person.

    For example, if you experienced problems while visiting www.example.com, you should send e-mail to "webmaster@example.com".

    Are you the Administrator?

    You should add your website content to the directory /var/www/html/.

    To prevent this page from ever being used, follow the instructions in the file /etc/httpd/conf.d/welcome.conf.

    Promoting Apache and CentOS

    You are free to use the images below on Apache and CentOS Linux powered HTTP servers. Thanks for using Apache and CentOS!

    [ Powered by Apache ] [ Powered by CentOS Linux ]

  • Artikel Terakhir

  • Categories

  • Arsip